Pemerintah Negara Bagian Kelantan di Malaysia, Kamis 19 September 2002 umumkan larangan pertunjukan kelompok musik rock & pop serta seniman wanita.
Partai oposisi (di sana disebut “Parti Pembangkang”), PAS, yang berkuasa di negara bagian itu mengatakan kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mencegah masalah kemasyarakatan macam mabuk-mabukan dan penggunaan obat-obatan terlarang di kalangan belia.
Menurut Ketua Departemen Pemuda Partai Islam Malaysia, Mahfudz, pemerintah negara bagian Kelantan tidak melarang hiburan atau musik sepanjang bernada keagamaan dan kecintaan terhadap alam.
Namun Ketua Persatuan Artis Nasional Malaysia, Zainal Abidin Omar menilai larang tersebut merupakan langkah mundur dan tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Lagipula, katanya, para generasi muda akan mencari pilihan lain untuk mencari hiburan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di Thailand.
Sumber: BBC
4 Juli, 2008 pukul 3:35 am |
Betul klo pengen maju kudu belajar toh..
listen at new window.!
EMULTY DEMO 77
19 Juli, 2008 pukul 8:37 pm |
Belajar apa Emulty?